Remaja 14 Tahun diduga diperkosa Petugas P2TP2A Lampung Timur

JAWA TENGAH, Jatengpos.com – Remaja perempuan berusia 14 tahun diduga diperkosa oleh petugas Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur yang berinisial DAS.

Ketua dari Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP) Lampung, Edi Arsadad mendesak polisi untuk segera melakukan penangkapan kepada DAS. Ayah korban diketahui sudah melaporkan pejabat P2TP2A tersebut ke Polda Lampung. Laporan tersebut tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan dengan Nomor : STTLP/VII/2020/LPG/SPKT.

“Aparat kepolisian harus segera menangkapnya,” sebut Edi dikutip dari Antara, Senin (6/7).

Edi menyebutkan bahwa pihaknya bersama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung hingga kini masih terus mendampingi korban. Hingga kini ia jug mengaku bahwa telah berkomunikasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan bagi korban dan keluarga.

Bukan hanya itu saja, Ketua Harian Children Crisis Center (CCC) Lampung, Syafrudin memberikan dugaan terjadi pelecehan seksual yang mana ini diduga telah dilakukan oleh kepala P2TP2A Lampung Timur kepada NF. NF merupakan remaja perempuan yang saat itu dititipkan ke rumah aman tersebut malah mendapatkan perlakuan tercela.

“Telah terjadi kasus pelecehan seksual kepada anak yang diduga dilakukan oleh oknum petugas P2TP2A Lampung Timur dinilai sangat miris. Apalagi mengingat korban sedang dititipkan di dalam Rumah Aman yang seharusnya,” tuturnya di Bandar Lampung, Senin (6/7).

Tak hanya itu saja, bahwa pemerintah dan juga pihak berwenang perlu untuk bertindak dan memberikan perlindungan kepada korban yang mana atas dugaan kasus pelecehan seksual pada anak di lingkungan P2TP2A terungkap.

“Korban masih di bawah umur dan juga mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari pelaku sehingga harapannya pelaku tersebut dihukum seberat-beratnya sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak. Sebisa mungkin sanksi pemberatan hubuman dengan tambahan 1/3 ancaman pidana,” sebut Syafrudin.

Syafrudin juga menambahkan bahwa peran pemerintah dalam menangani kasus dugaan pemerkosaan ini sangat dibutuhkan untuk bisa mencegah penurunan kepercayaan masyarakat pada instansi yang terkait.

Sebelumnya NF telah diberitakan di berbagai media yang mana remaja asal Way Jepara Lampung Timur yang mana diduga diperkosa oleh DAS, petugas P2TP2A Lampung Timur. Selain itu, NF diduga ditawarkan DAS untuk berhubungan badan dengan pria lainnya. NF diduga diperkosa ketika dititipkan di rumah aman milik pemerintah ketika sedang menjalani pemulihan. Kejadian tersebut membuat ayah korban melaporkan dugaan pemerkosaan yang dialami anaknya ke Polda Lampung pada Jumat (3/7).

 

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200706152234-12-521423/gadis-14-tahun-diduga-diperkosa-petugas-p2tp2a-lampung-timur

0 Reviews

Write a Review

AdminJP

Read Previous

Sanksi Bagi Pelanggar Hukum yang Mencelakai Pesepeda dinilai Ringan

Read Next

Tambal Ban Mobil Mencapai Harga Rp 600 Ribu di Jawa Timur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *